Awalnya aku sendiri. Kemudian dia datang. Lalu kami deket,
dan saling berbagi. Tidak lama kemudian kami pacaran. Tiap bulan makin mesra.
Setelah 1 tahun kemudian sayang nya udah hilang paitnya doang yang ada.
Kemudian tak lama kemudian kami berpisah dan hidup masing-masih tanpa ada kita,
melainkan hanya ada aku dan kamu bukan lagi kita. Kemudian aku sedih ditinggal
kamu pergi , sedangkan kamu sudah berbahagia dengan pacar baru. Lalu apa yang
harus aku lakukan ketika aku hanya bisa mencintai kamu dari jarak jauh tanpa
kamu sadar bahwa aku masih sayang sama kamu. Lalu aku menjadi seseorang yang
selalu rindu akan hadir mu yang selalu berharap kamu akan datang lagi untuk
kedua kalinya untuk mengisi kekosongan hari ku , namun ternyata itu tidak itu
hanya khayalan semata.
Ketika itu aku harus bangkit dan move on. Harus melupakan
yang namanya kamu. Aku harus beranjak dari kehidupan lama ku, aku harus bangkit
dan memulai hidup baru ku tanpa kamu.
Hari-hari berlalu, aku masih saja memikirkan mu, bayangan
itu masih selalu menghiasi penglihatan ku. Dan kenyataanya aku tidak bisa move
on , aku tidak bisa beranjak dari masa lalu ku. Bodohnya aku , dia saja sudah
tidak lagi memikirkan ku , mungkin nama aku saja dia sudah lupa. Inikah cinta?
Tuhan , ini memberatkan aku L
aku tidak sanggup bantu aku untuk berpindah dan membuka hati untuk pria lain,
jangan biarkan aku berjalan ditempat dengan masa lalu yang begitu suram.
Tapi , ya seharusnya aku melupakan mu. Aku tidak tau
bagaimana caranya. Kuharap Tuhan memberikan aku jalan untuk hal ini. Hal bodoh
yang selalu berkeliaran di otak ku. Hatiku pun selalu mengingatnya, dan selalu
berharap dengan segala angan yang aneh.
Semoga saja seiring berjalan nya waktu aku akan melupakan mu
dan mengubur dalam-dalam rasa sayang kubterhadap ku :”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar